Welcome

WELCOME TO MY BLOG
"Jadilah diri sendiri apa adanya"

Minggu, 16 Maret 2014

Peran Komunikasi Dalam Organisasi

Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang “Peran Komunikasi Dalam Organisasi”. Dalam tulisan ini akan mencakup beberapa hal yaitu :
1.      Pengertian dan Arti penting Komunikasi
2.      Jenis dan Proses Komunikasi
3.      Komunikasi Efektif
4.      Implikasi Manajerial
Selanjutnya saya akan langsung membahas tentang materi yang telah diuraikan diatas.
Pengertian dan Arti Penting Komunikasi
Komunikasi berasal dari Bahasa Latin communicates yang artinya “berbagi” atau “menjadi milik bersama”. Menurut Webster New Collogiate Dictionary bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi diantara individu melalui sistem lambing-lambang, tanda-tanda, atau tingkah laku.  Adapun pengertian komunikasi menurut para ahli sebagai berikut :
·                  Everett M.Rogers
     Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. (Mulyana, 2002: 62)
·         Komunikasi merupakan proses yang dinamis dan secara konstan berubah sesuai dengan situasi yang berlaku (Sendjaja, 1994:19).
·      Analisis Pengertian Komunikasi dan 5 unsur Komunikasi menurut Harold Lasswell Mon, “Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? Mengatakan apa? Dengan saluran apa? Kepada siapa? Dengan akibat atau hasil apa? (who? Says what? In which channel? To whom? With what effect?). (Effendy, 2005:10)
Dari beberapa pengertian menurut para ahli diatas, dapat saya simpulkan bahwa Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian informasi atau pesan dari individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lain secara langsung (lisan/tulisan) atau menggunakan media perantara apapun. Sedangkan Organisasi berasal dari kata Organizare yang berarti membentuk sebagai atau menjadi keseluruhan dari bagian yang saling bergantung atau terkoordinasi. Menurut Evert M Rogers dan Rekha Agarwala Rogers dalam bukunya Communications in Organization mendefinisikan “suatu sistem yang mapan dari mereka yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama melalui suatu jenjang kepangkatan dan pembagian tugas". Atau dapat saya simpulkan bahwa Organisasi merupakan kumpulan individu yang membentuk suatu kelompok dalam suatu wadah yang memiliki tujuan yang sama. R.Wayne Pace dan Don F.Faules (2001:31-33) definisi komunikasi organisasi dari dua perspektif yaitu perspektif tradisional dan perspektif interpretif.
Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dan mempunyai efek yang sangat besar terhadap kehidupan manusia. Dalam berkomunikasi tidak membeda-bedakan  Setiap hal yang dikerjakan manusia tidaklah lepas dari yang namanya komunikasi, dan setiap individu memiliki cara berkomunikasi yang berbeda-beda, namun tujuan dari komunikasi tersebut sama yaitu untuk bertukar informasi, ide, maupun pikiran. Sama halnya dalam berorganisasi pasti setiap anggota dalam organisasi tersebut memiliki pemikiran yang bermacam-macam walaupun tujuan pemikiran mereka tetaplah sama hanya menggunakan cara yang berbeda selain itu Komunikasi dalam Organisasi berhubungan erat dengan prestasi kerja, oleh sebab itu sangat perlunya komunikasi didalam berorganisasi agar semua anggota dapat bertukar, menggabungkan, dan menuangkan ide-ide atau gagasan mereka serta menghilangkan sifat egois masing-masing individu demi terwujudnya tujuan organisasi yang telah direncanakan. 

Jenis dan Proses Komunikasi
Proses komunikasi merupakan bagaimana sebuah pesan (informasi, ide, gagasan) dikirimkan oleh pengirim (komunikator) kepada penerima pesan (komunikan), sehingga pesan yang dikirimkan dapat menciptakan persamaan makna antara pengirim dan penerima pesan.
Gambar 1.0 Model Proses Komunikasi
Tahapan-tahapan Proses Komunikasi :
·        Penginterprestasian : pada tahap ini komunikator berhasil menginterprestasikan apa yang dipikirkan kedalam pesan (masih bersifat abstrak).
·         Penyandian : pada tahap ini komunikator sudah berhasil diwujudkan oleh pemikiran kedalam lambang komunikasi.
·         Pengiriman : pada tahap ini komunikator melakukan proses komunikasi kepada penerima melalui media apapun.
·         Perjalanan : pada proses ini terjadi diantara komunikator dan komunikan, sejak pesan dikirim hingga pesan diterima.
·         Penerimaan : tahap ini ketika diterimanya komunikasi oleh komunikan.
·         Penyandian balik : pada tahapan ini ketika penerima pesan (komunikan) dapat mengartikan pesan sesuai dengan maksud pengirim.
Jenis-jenis Komunikasi
Komunikasi dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu :
1.      Komunikasi Menurut Cara Penyampaian
2.      Komunikasi Menurut Kelangsungan
3.      Komunikasi Menurut Perilaku
4.      Komunikasi Menurut Maksud Komunikasi
5.      Komunikasi Menurut Ruang Lingkup
6.      Komunikasi Menurut Aliran Komunikasi
Namun dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Komunikasi Menurut Cara Penyampaian dan Komunikasi Menurut Perilaku.
1.      Komunikasi Menurut Cara Penyampaian :
a.   Komunikasi Lisan : komunikasi yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana kebelah dua pihak saling bertatap muka. Jika komunikasi tidak dilakukan secara langsung, komunikasi bisa dilakukan melalui media seperti telephone, handphone, ataupun bisa menggunakan webcam dan sebagainya.
b.    Komunikasi Tertulis : komunikasi yang dilaksanakan dalam bentuk tulisan biasanya dalam bentuk surat yang berisi penyampaian berita yang bersifat singkat, padat, dan jelas.
2.      Komunikasi Menurut Perilaku :
a. Komunikasi Formal : Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi / perusahaan yang mempunyai tata cara yang telah diatur dalam struktur organisasi. Misalnya dalam Rapat kerja, Seminar, dan sebagainya.
b.    Komunikasi Informal : Komunikasi yang terjadi dialam suatu organisasi / perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi, biasanya isi pesan tidak terlalu resmi. Misalnya mengobrol sesama anggota.

Komunikasi Efektif
Komunikasi Efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang lain yang bisa terlihat dalam proses komunikasi. Menurut Tubbs, (Yusrizal:2005) “secara umum komunikasi dinilai efektif bila rangsangan yang disampaikan dan yang dimaksudkan oleh pengirim atau sumber, berkaitan erat dengan rangsangan yang ditangkap dan dipahami oleh penerima”.
Tujuan dari Komunikasi Efektif yang sesungguhnya ialah memberikan kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan antara komunikator dan komunikan, dan pengiriman informasi dan umpan balik (feedback) dapat seimbang sehingga tidak terjadi kesalahan dalam penafsiran. Komunikasi dapat dikatakan efektif apabila memenuhi hal sebagai berikut :
1.      Pemahaman terhadap pesan yang disampaikan
2.      Pesan yang dikirim oleh komunikator dapat diterima dan disetujui oleh komunikan dan adanya umpan balik (feedback) dari penerima pesan.
3.      Tidak adanya hambatan dalam proses komunikasi.
Implikasi Manajerial
Kata Implikasi menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti akibat. Kata implikasi dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu: dalam manajemen, logika dan linguistic. Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang implikasi dalam manajemen. Dalam manajemen terdapat 2 macam implikasi yaitu :
1.      Implikasi Prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
2.      Implikasi Kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.
Pada intinya Komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam berorganisasi. Tanpa komunikasi sebuah organisasi tidak dapat menyatukan anggota dan tidak akan mencapai tujuan yang telah direncanakan. Komunikasi bisa menciptakan kedekatan antar anggota yang nantinya organisasi tersebut dapat semakin kuat dan cepat untuk mecapai tujuan yang telah direncanakan. Sekian pembahasan saya mengenai “Peran Komunikasi Dalam Organisasi” mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan, semoga dapat membantu anda.
Daftar Pustaka
Effendy, Onong Uchjana. 2000. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi, Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung
Evert, Rekha Agarwala.1976. Communications in Organization.
Mulyana, Deddy 2000. Ilmu Komunikasi  Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nawangsari, Sri. 1997. Komunikasi Bisnis. Depok. Universitas Gunadarma
Sendjaja, S.Djuarsa. 1994.  Teori Komunikasi. Jakarta: Universitas Terbuka.
Wayne Pace R dan Faules Don F. 1998. Komunikasi Organisasi, Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Faridah Ibrahim dan Chau Pao Ling, Jurnal Komunikasi Jilid 13 (8-14-1997) : www.ukm.my/jkom/journal/pdf_files/1997/V14-13_5.pdf (Minggu 16-03-2014 pukul 22:38 wib)
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_definisi_komunikasi (Sabtu 15-03-2014 pukul 10:12 wib)
http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_komunikasi (Sabtu 15-03-2014 pukul 10:13 wib)
http://id.wikipedia.org/wiki/Implikasi (Sabtu 15-03-2014 pukul 10:47 wib)
http://id.shvoong.com/social-sciences/communication-media-studies/2166075-pengertian-komunikasi-efektif/ (Sabtu 15-03-2014 pukul 10:56 wib)
Samudera Ilmu Institut, Jenis dan Proses Komunikasi : http://pelatihanguru.net/apa-itu-jenis-tahap-komunikasi-dan-pengertian-proses-komunikasi (Sabtu 15-03-2014 pukul 11:20 wib)
Dunia Tugas Asri, Komunikasi EEfektif dan Implikasi Manajerial : http://duniatugasasri.wordpress.com/2013/06/11/komunikasi-efektif-implikasi-manajerial/ (Sabtu 15-03-2014 pukul 11:12 wib)