Welcome

WELCOME TO MY BLOG
"Jadilah diri sendiri apa adanya"

Selasa, 13 Mei 2014

Pengambilan Keputusan dalam Organisasi

Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang “Pengambilan Keputusan Dalam Berorganisasi”, adapun yang saya bahas dalam penulisan kali ini meliputi:
1.      Defini dan Dasar Pengambilan Keputusan
2.      Jenis-jenis Keputusan dalam Berorganisasi
3.      Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan
4.      Implikasi Manajerial
Berikut ini saya akan langsung membahas tentang ke-4 materi yang telah diuraikan diatas.
Definisi dan Dasar Pengambilan Keputusan
Pengambilan Keputusan dalam berorganisasi merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mewujudkan tujuan organisasi dengan memilih tindakan yang tepat dari beberapa alternative yang diajukan. Menurut Robins (1997: 236) berpendapat bahwa “decision making is which on choses between two or more alternative”, dapat diartikan Pengambilan Keputusan ialah memilih dua alternative atau lebih untuk melakukan suatu tindakan tertentu baik secara pribadi maupun kelompok. Sedangkan George R. Terry beranggapan bahwa pengambilan keputusan adalah pemilihan alternative perilaku (tingkah laku) tertentu dari dua atau lebih alternative yang ada. Adapun Drummond (1985) berpendapat bahwa pengambilan keputusan merupakan usaha penciptaan kejadian-kejadian dan pembentukkan masa depan (peristiwa-peristiwa pada saat pemilihan dan sesudahnya). Dari penjelasan-penjelasan menurut para ahli diatas dapat saya simpulkan bahwa Pengambilan Keputusan merupakan suatu sikap yang harus kita miliki sebagai pimpinan/manajer dari organisasi maupun perusahaan untuk menentukan suatu hal (solusi) yang harus kita ambil demi kemajuan dan tercapainya tujuan organisasi/perusahaan.
Dalam mengambil sebuah keputusan dalam berorganisasi banyak hal yang perlu diperhatikan oleh para manajer atau pimpinan, salah satunya ialah alasan mengapa keputusan itu yang harus diambil, oleh sebab itu dalam mengambil keputusan menurut Nachrowi D & Hardius Usman dalam buku “Teknik Pengambilan Keputusan  hlmn 2” secara sistematis permasalahan dapat dirumuskan berdasarkan urutan berikut:
1.      Apa masalah yang sedah dihadapi?
2.      Apakah proses pengambilan keputusan hanya sekali dalam waktu yang lama? Atau keputusan yang sifatnya rutin yang kita lakukan sehari-hari?
3.      Ada berapa alternatif solusi permasalahan yang tersedia?
4.      Berapa banyak solusi pilihan yang bisa diambil?
5.      Apa dasar pertimbangan pilihan terhadap solusi yang kita pilih?
6.      Berapa besar resiko dari solusi yang kita ambil?
Dasar pengambilan keputusan diatas menurut saya sudah tepat mengarah untuk pengambilan keputusan, yang diawali dengan analisa, lalu mengecek solusi yang tersedia, dan proses yang paling penting ialah pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan dan siap atas segala resiko yang harus diterima saat keputusan itu diambil.
Jenis-jenis Keputusan dalam Berorganisasi
Proses pengambilan keputusan yang dijalankan secara baik akan menghasilkan keputusan organisasi, baik yang diputuskan secara pribadi oleh manajer maupun musyawarah. Secara umum keputusan dibagi menjadi dua jenis sebagai berikut.
1.      Keputusan Strategis
Setiap organisasi menghasilkan berbagai kebijakan atau keputusan organisasional. Kebijakan dan keputusan merupakan keputusan strategis. Kebijakan menyita banyak perhatian bagi para manajer puncak karena pengaruhnya sangat besar terhadap perkembangan dan kemajuan sebuah organisasi.
2.      Keputusan Operasional
Keputusan operasional menyangkut kegiatan atau pengelolaan organisasi sehari-hari. Keputusan operasional sangat menentukan efektivitas keputusan strategis yang diambil oleh para manajer puncak (Drummond, 1995:13).

Ada pula jenis keputusan berdasarkan masalah yang dihadapi, yaitu:
1.      Keputusan yang diprogamkan (program decision)
Keputusan yang diprogramkan merupakan keputusan yang dibuat berdasarkan pada masalah yang diketahui secara baik/jelas. Informasi juga tersedia secara mencukupi untuk digunakan dalam mengambil keputusan. Fakta-fakta dan angka-angka serta data diolah untuk memberikan informasi yang bermakna sehingga keputusan bisa diprogramkan.
2.      Keputusan yang tidak diprogamkan (non-programmed decision)
Keputusan ini merupakan keputusan yang diambil atau dibuat berdasarkan masalah yang tidak diketahui secara jelas atau data dan informasinya tidak tersedia sepenuhnya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan
Menurut Bpk. Darmansyah dalam jurnalnya “Pengambilan Keputusan” menyebutkan bahwa faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan ialah:
1.      Adanya pengaruh atau tekanan dari luar
2.      Adanya pengaruh kebiasaan (konservatisme)
3.      Adanya pengaruh sifat pribadi
4.      Adanya pengaruh dari kelompok lain dan lingkungan sosial
5.      Adanya pengaruh dari keadaan masa lalu (pengalaman).
Adapun faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan menurut Terry (1989) adalah sebagai berikut.
·         Hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan;
·         Setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi;
·         Setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan kepentingan orang lain;
·         Jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan;
·         Pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik;
·         Pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang  cukup lama;
·         Diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik;
·         Setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul; 
·         Setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan berikutnya.
Implikasi Manajerial
Dalam pengambilan keputusan seorang manajer/pemimpin harus memperhatikan dan memahami segala permasalahan yang terjadi dan mencari solusi terbaik untuk permasalahan tersebut. Tanggung Jawab seorang manajer/pemimpin sangatlah besar terhadap sebuah organisasi/perusahaan, mereka bertanggung jawab atas apa yang mereka ambil sebagai solusi demi kemajuannya organisasi/perusahaan yang mereka pimpin. Oleh karena itu betapa pentingnya peran seorang manajer/pemimpin dalam organisasi ataupun perusahaan untuk menentukan perkembangan dan kemajuan sebuah organisasi atau perusahaan
Referensi:
Nachrowi D & Hardias Usman. Teknik Pengambilan Keputusan, Jakarta, Grasindo, 2004.
Anzizhan & Syafarudin. Sistem Pengambilan Keputusan Pendidikan, Jakarta, Grasindo, 2004.
John M Ivancevich. Perilaku dan Manajemen Organisasi jil2. Jakarta, Erlangga, 2005.
Darmansyah, Pengambilan Keputusan, Universitas Esa Unggul, 2012. (Selasa 13-05-2014 20:43 WIB). web
Hendryansyah Dahlan, Faktor-faktor Pengambilan Keputusan, 2012. (Selasa 13-05-2014 20:52 WIB). link